Shahih Sunan Abu Daud Kitab SHALAT 131. Ukuran Bacaan Shalat Dzuhur dan Ashar

Posted by Unknown on Selasa, 07 Mei 2013




عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ بِالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ وَنَحْوِهِمَا مِنْ السُّوَرِ

805. Dari Jabir bin Samurah RA, bahwasanya Rasulullah SAW dalam shalat Dzuhur dan Ashar, biasa membaca surah "Wassamai watthaariq, " dan "Wassamaai dzaatil buruuj, "serta surah-surah yang seperti itu. {Hasan Shahih}

سَمِعَ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَحَضَتْ الشَّمْسُ صَلَّى الظُّهْرَ وَقَرَأَ بِنَحْوٍ مِنْ وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى وَالْعَصْرَ كَذَلِكَ وَالصَّلَوَاتِ كَذَلِكَ إِلَّا الصُّبْحَ فَإِنَّهُ كَانَ يُطِيلُهَا

806. Dari Jabir bin Samurah RA, dia berkata, "Apabila Matahari telah bergeser ke barat, beliau mengerjakan shalat Dzuhur, dan membaca (bacaan yang panjangnya) seperti surah Wallaili idzaa yaghsya,' Demikian juga dalam shalat Ashar, demikian pula dalam shalat-shalat yang lain, kecuali shalat Subuh, maka beliau memanjangkannya. " {Shahih: Muslim}

عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فِي شَبَابٍ مِنْ بَنِي هَاشِمٍ فَقُلْنَا لِشَابٍّ مِنَّا سَلْ ابْنَ عَبَّاسٍ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ فَقَالَ لَا لَا فَقِيلَ لَهُ فَلَعَلَّهُ كَانَ يَقْرَأُ فِي نَفْسِهِ فَقَالَ خَمْشًا هَذِهِ شَرٌّ مِنْ الْأُولَى كَانَ عَبْدًا مَأْمُورًا بَلَّغَ مَا أُرْسِلَ بِهِ وَمَا اخْتَصَّنَا دُونَ النَّاسِ بِشَيْءٍ إِلَّا بِثَلَاثِ خِصَالٍ أَمَرَنَا أَنْ نُسْبِغَ الْوُضُوءَ وَأَنْ لَا نَأْكُلَ الصَّدَقَةَ وَأَنْ لَا نُنْزِيَ الْحِمَارَ عَلَى الْفَرَسِ

808. Dari Abdullah bin Ubaidillah, dia berkata, "Saya pernah datang kepada Ibnu Abbas RA di tengah-tengah para pemuda bani Hasyim. Kami berkata kepada seorang pemuda di antara kami, 'Tanyakanlah kepada Ibnu Abbas, apakah Rasulullah SAW membaca (surah Al Qur'an) dalam shalat Dhuhur dan Ashar?' Ibnu Abbas berkata, 'Tidak, tidak membaca!' Lalu dikatakan kepadanya, 'Barangkali beliau itu membacanya dalam hati! Ibnu Abbas berkata, 'Celaka, ini lebih jelek dari yang pertama.' Beliau adalah seorang hamba Allah yang diperintahkan untuk menyampaikan apa yang ditugaskan kepada beliau. Tidak ada yang diistimewakan kepada kami dibandingkan orang lain, kecuali tiga perkara, yaitu: Kami diperintahkan supaya menyempurnakan wudhu, kami tidak boleh makan zakat dan kami tidak boleh menjantani keledai terhadap kuda. " {Shahih}

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَا أَدْرِي أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ أَمْ لَا

809. Dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, "Aku tidak tahu, apakah Rasulullah membacanya pada shalat Dzuhur dan Ashar, ataukah tidak. " {Shahih}



Perihal membaca, Ibnu Abbas ragu dalam tiga hal : (a). Ragu apakah Nabi SAW membaca atau tidak. (b). Menyatakan tidak membaca. (c). Menyatakan tidak membaca dengan pasti. Hadits berikut ini menyatakan keraguannya. Hadits ini juga menyatakan tidak membaca dengan pasti. Sedang Hadits yang dikeluarkan Thahawi, Ibnul Mundzir dan yang lainnya dari Ayyub, dari Abul Aliyah Al Barra', menyatakan positif membaca. Demikian pula menurut Khabbab, Abu Qatadah dan lainnya seperti Hadits sebelumnya. Aunul Ma 'bud - III, hal 24-25 (red)