Shahih Sunan Abu Daud Kitab SHALAT 198. Menyempurnakan Rakaat Berdasarkan Dugaan yang Kuat

Posted by Unknown on Selasa, 07 Mei 2013




عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا قَامَ يُصَلِّي جَاءَهُ الشَّيْطَانُ فَلَبَّسَ عَلَيْهِ حَتَّى لَا يَدْرِيَ كَمْ صَلَّى فَإِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ ذَلِكَ فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ

1030. Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya salah seorang dari kamu apabila mengerjakan shalat, maka dia didatangi oleh syetan, lalu dijadikannya kacau (samar), sehingga dia tidak tahu berapa (rakaatkah) shalatnya. Apabila salah seorang dari kamu mendapatkan yang demikian itu, maka hendaklah sujud dua kali, ketika dia sedang duduk. " {Shahih: Muttafaq Alaih}

وَهُوَ جَالِسٌ قَبْلَ التَّسْلِيمِ

1031. Dari Abu Hurairah... seperti Hadits tersebut, beliau menambahkan, "...sedang dia duduk sebelum memberi salam."{Hasan Shahih}

بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ قَالَ فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ ثُمَّ لِيُسَلِّمْ

1032. Dari Abu Hurairah RA, ... dengan sanad dan maksud yang sama, Beliau bersabda, "Hendaknya dia bersujud dua kali sebelum salam, kemudian salam. " {Hasan Shahih}