Shahih Sunan Abu Daud Kitab SHALAT 66. Pendatang Menjadi Imam

Posted by Unknown on Selasa, 07 Mei 2013




حَدَّثَنِي أَبُو عَطِيَّةَ مَوْلًى مِنَّا قَالَ كَانَ مَالِكُ بْنُ حُوَيْرِثٍ يَأْتِينَا إِلَى مُصَلَّانَا هَذَا فَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَقُلْنَا لَهُ تَقَدَّمْ فَصَلِّهْ فَقَالَ لَنَا قَدِّمُوا رَجُلًا مِنْكُمْ يُصَلِّي بِكُمْ وَسَأُحَدِّثُكُمْ لِمَ لَا أُصَلِّي بِكُمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ زَارَ قَوْمًا فَلَا يَؤُمَّهُمْ وَلْيَؤُمَّهُمْ رَجُلٌ مِنْهُمْ

596. Dari Abu Atiyah RA, beliau berkata, "Malik bin Huraits pernah datang berkunjung ke Mushalla kami ini, lalu ketika dibacakan iqamah untuk shalat, kami berkata kepadanya, 'Silahkan anda maju (jadi imam), dan shalatlah (bersama kami)' dia berkata kepada kami, 'Persilahkanlah maju ke depan salah seorang di antara kalian untuk mengerjakan shalat dengan kalian, aku akan sampaikan kepada kalian, kenapa aku tidak mengerjakan shalat (sebagai imam) bersama kalian. Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang berkunjung kepada suatu kaum, maka janganlah dia menjadi imam bagi mereka, namun hendaklah salah seorang di antara mereka yang menjadi imam shalat mereka. "'" {Shahih)