عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَجُلٌ ضَخْمٌ وَكَانَ ضَخْمًا لَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أُصَلِّيَ مَعَكَ وَصَنَعَ لَهُ طَعَامًا وَدَعَاهُ إِلَى بَيْتِهِ فَصَلِّ حَتَّى أَرَاكَ كَيْفَ تُصَلِّي فَأَقْتَدِيَ بِكَ فَنَضَحُوا لَهُ طَرَفَ حَصِيرٍ كَانَ لَهُمْ فَقَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ قَالَ فُلَانُ بْنُ الْجَارُودِ لِأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَكَانَ يُصَلِّي الضُّحَى قَالَ لَمْ أَرَهُ صَلَّى إِلَّا يَوْمَئِذٍ
657. Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Seorang laki-laki dari golongan Anshar berkata, 'Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku seorang laki-laki yang gemuk -dia memang gemuk-, saya tidak mampu shalat bersama engkau.' Laki-laki itu membuat makanan untuk beliau, lalu mengundang beliau ke rumahnya. Maka Shalatlah (ia berkata kepada Nabi), sehingga saya dapat melihat bagaimana cara engkau mengerjakan shalat, dan aku mengikuti gerakanmu. " Mereka memerciki ujung tikar mereka dengan air untuk beliau, lalu beliau berdiri mengerjakan shalat dua rakaat. Berkata Fulan bin Jarud kepada Anas bin Malik, "Apakah beliau itu shalat Dhuha?" Kata Anas, "Belum pernah aku melihat beliau mengerjakan shalat kecuali pada hari itu. " {Shahih: Bukhari), tanpa lafazh "...maka shalatlah, sehingga aku dapat melihat bagaimana cara engkau melakukan shalat, lalu aku mengikutimu. "
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَزُورُ أُمَّ سُلَيْمٍ فَتُدْرِكُهُ الصَّلَاةُ أَحْيَانًا فَيُصَلِّي عَلَى بِسَاطٍ لَنَا وَهُوَ حَصِيرٌ نَنْضَحُهُ بِالْمَاءِ
658. Dari Anas bin Malik RA, bahwasanya Nabi SAW biasa mengunjungi Ummu Sulaim, dan terkadang sampai (waktu) shalat tiba. Beliau mengerjakan shalat di atas hamparan kami, yaitu tikar yang kami perciki dengan air. {Shahih'. Muttafaq Alaih)