Tampilkan postingan dengan label Kaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kaki. Tampilkan semua postingan

Shahih Sunan Abu Daud Kitab JENAZAH 67. Kedua Kaki Mayat Dimasukkan Lebih Dahulu

Posted by Unknown on Senin, 13 Mei 2013



عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَ أَوْصَى الْحَارِثُ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَيْهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ فَصَلَّى عَلَيْهِ ثُمَّ أَدْخَلَهُ الْقَبْرَ مِنْ قِبَلِ رِجْلَيْ الْقَبْرِ وَقَالَ هَذَا مِنْ السُّنَّةِ

3211. Dari Abu Ishaq, ia berkata, "Harits berwasiat (kalau ia meninggal) supaya dishalati Abdullah bin Yazid, maka ketika Harits meninggal, Abdullah pun menyalatinya. Ketika jenazah Harits hendak di masukkan ke liang kubur, maka pertama kali yang dimasukkan adalah kedua kakinya. Dia berkata, "Ini adalah Sunnah." (Shahih) Al Ahkam 150

More about → Shahih Sunan Abu Daud Kitab JENAZAH 67. Kedua Kaki Mayat Dimasukkan Lebih Dahulu

Shahih Sunan Abu Daud Kitab JENAZAH 6. Membesuk Orang Sakit dengan Berjalan Kaki

Posted by Unknown



عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُنِي لَيْسَ بِرَاكِبِ بَغْلٍ وَلَا بِرْذَوْنٍ

3096. Dari Jabir, ia berkata: Nabi SAW pernah membesukku tanpa mengendarai keledai juga tidak mengendarai kuda. {Shahih) diriwayatkan oleh At-Tirmidzi 4123 dan Bukhari.

More about → Shahih Sunan Abu Daud Kitab JENAZAH 6. Membesuk Orang Sakit dengan Berjalan Kaki

Shahih Sunan Abu Daud Kitab ADAB 36. Meletakkan Kaki di atas Kaki yang Lainnya

Posted by Unknown on Kamis, 09 Mei 2013



عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَضَعَ وَقَالَ قُتَيْبَةُ يَرْفَعَ الرَّجُلُ إِحْدَى رِجْلَيْهِ عَلَى الْأُخْرَى زَادَ قُتَيْبَةُ وَهُوَ مُسْتَلْقٍ عَلَى ظَهْرِهِ

4865. Dari Jabir berkata, "Rasulullah SAW melarang seseorang untuk meletakkan —dalam lafadz lain: mengangkat— satu kakinya di atas kaki yang lain." —tambahan lain: pada saat berbaring di atas punggungnya—. Hasan: At-Tirmidzi (2928): Muslim

عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ عَنْ عَمِّهِ أَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَلْقِيًا قَالَ الْقَعْنَبِيُّ فِي الْمَسْجِدِ وَاضِعًا إِحْدَى رِجْلَيْهِ عَلَى الْأُخْرَى

4866. Dari Ibad bin Tamim dari pamannya, ia pernah melihat Rasulullah SAW berbaring —di dalam masjid—, meletakkan satu kakinya di atas kaki yang lain." Shahih: Muttafaq 'Alaih

عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ وَعُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ كَانَا يَفْعَلَانِ ذَلِكَ

4867. Dari Sa'id bin Al Musayyib berkata, "Sesungguhnya Umar bin Khaththab dan Ustman bin Affan keduanya melakukan hal tersebut." Shahih: isnad-nya dari Ustman

More about → Shahih Sunan Abu Daud Kitab ADAB 36. Meletakkan Kaki di atas Kaki yang Lainnya