Shahih Sunan Abu Daud Kitab TALAK 48. Iddah-nya Ummul Walad (Budak yang telah Di setubuhi Tuannya)

Posted by Unknown on Minggu, 12 Mei 2013




عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ لَا تُلَبِّسُوا عَلَيْنَا سُنَّةً قَالَ ابْنُ الْمُثَنَّى سُنَّةَ نَبِيِّنَا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِدَّةُ الْمُتَوَفَّى عَنْهَا أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ وَعَشْرٌ يَعْنِي أُمَّ الْوَلَدِ

2308. Dari Amru bin Al Ash, ia berkata, "Janganlah kalian menyamarkan Sunnah (hadits), yaitu iddah-nya wanita yang ditinggal mati suaminya." Maksudnya adalah ummul walad.

Dalam redaksi lain, "Sunnahnya Nabi Muhammad." (Shahih)