Shahih Sunan Abu Daud Kitab SHALAT 18. Doa Ketika Memasuki Masjid

Posted by Unknown on Selasa, 07 Mei 2013




أَبَا حُمَيْدٍ أَوْ أَبَا أُسَيْدٍ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيُسَلِّمْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لِيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ فَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

465. Dari Abu Humaid -atau Abu usaid As-Saidi- dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Apabila salah seorang di antara kalian masuk ke dalam masjid, maka bacalah shalawat dan salam atas Nabi SAW, kemudian ucapkanlah, 'Allahumma Iftahlii abwaaba rahmatika (Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu), " dan apabila keluar, ucapkanlah, "Allaahumma inni as'aluka min fadhlika (Ya Allah, aku memohon karunia kepada-Mu). '""{Shahih: Muslim)

عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ قَالَ لَقِيتُ عُقْبَةَ بْنَ مُسْلِمٍ فَقُلْتُ لَهُ بَلَغَنِي أَنَّكَ حَدَّثْتَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ قَالَ أَقَطْ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَإِذَا قَالَ ذَلِكَ قَالَ الشَّيْطَانُ حُفِظَ مِنِّي سَائِرَ الْيَوْمِ

466. Dari Haywah bin Syuraih, dia berkata, "Aku menemi Uqbah bin Muslim, lalu aku katakan kepadanya, "Telah sampai kepadaku bahwa engkau menerima berita dari Abdullah bin Amr bin Ash, dari Nabi SA W, bahwasanya beliau SAW apabila masuk ke dalam masjid, beliau mengucapakan, "Auudzu'billaahil 'azhiimi, wa bi wajhihil kariimi, wasulthanihil qadiimi, minasy-syaithan ar-rajiimi (Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Besar, dan kepada Dzat-Nya Yang Mulia, dan Kekuasaan-Nya yang dahulu, dari godaan syetan yang terkutuk)

(Uqbah) berkata, "Cukupkah Haditsku ini saja. " Jawab Haywah bin Syuraih, "Aku katakan, 'Ya.'"Kata Uqbah, "Apabila (orang yang masuk masjid) mengucapkan kalimat tersebut, maka syetan berkata, 'Orang itu akan terlindung dari aku setiap waktu. '"(Shahih: Muttafaq Alaih)