Sunan Ad Darimi Kitab Thaharah No: 847 Suci, bagaimana terjadi

Posted by Ceros Rino on Kamis, 18 Juli 2013

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ قَالَقَالَ سُفْيَانُ الْكُدْرَةُ وَالصُّفْرَةُ فِي أَيَّامِ الْحَيْضِحَيْضٌ وَكُلُّ شَيْءٍ رَأَتْهُبَعْدَ أَيَّامِ الْحَيْضِ مِنْ دَمٍ أَوْكُدْرَةٍ أَوْ صُفْرَةٍ فَهِيَمُسْتَحَاضَةٌ سُئِلَ تَأْخُذُ بِقَوْلِسُفْيَانَ قَالَ نَعَمْ

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yusuf ia berkata: Sufyan berkata: "Warna kehitam-hitaman (keruh) dan warna kekuning-kuningan pada hari-hari masa haid itu merupakan darah haid. Dan segala sesuatu yang ia lihat setelah hari-hari masa haid, baik berupa darah, atau bercak kehitam-hitaman atau bercak kekuning-kuningan, maka darah ia sedang mengalami istihadhah". Abdullah pernah ditanya: "Apakah kamu sepakat dengan pendapat Sufyan?", ia menjawab: "Ya" ".