Sunan Ad Darimi Kitab Thaharah No: 856 Darah kekeruh-keruhan setelah haidh

Posted by Ceros Rino on Kamis, 18 Juli 2013

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ وَحَجَّاجٌ عَنْ حَمَّادِ بْنِسَلَمَةَ عَنْ يُونُسَ وَحُمَيْدٍعَنْ الْحَسَنِ قَالَ لَيْسَ فِيالتَّرِيَّةِ شَيْءٌ بَعْدَ الْغُسْلِإِلَّا الطُّهُورُ قَالَ عَبْد اللَّهِالتَّرِيَّةُ الصُّفْرَةُ وَالْكُدْرَةُ

Telah mengabarkan kepada kami Abu Nu'aim dan Hajjaj dari Hammad bin Salamah dari Yunus dan Humaid dari Al Hasan ia berkata: "Tidaklah dalam at tariyyah dianggap sebagai apapun setelah yang mengalaminya mandi kecuali kesucian". Abdullah berkata: "At tariyyah adalah bercak kekuning-kuningan dan kehitam-hitaman (keruh) ".