أَخْبَرَنَامُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَاحَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْالْأَشْعَثِ عَنْ الْحَكَمِ وَحَمَّادٍعَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْعُمَرَ قَالَ لَا نَدَعُكِتَابَ رَبِّنَا وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ بِقَوْلِ امْرَأَةٍ الْمُطَلَّقَةُ ثَلَاثًا لَهَا السُّكْنَى وَالنَّفَقَةُأَخْبَرَنَا طَلْقُ بْنُ غَنَّامٍعَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍعَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْالْأَسْوَدِ عَنْ عُمَرَ نَحْوَهُ
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala` telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Ghiyats dari Al Asy'ats dari Al Hakam serta Hammad dari Ibrahim dari Al Aswad dari Umar, ia berkata; "Kami tidak akan meninggalkan Kitab Rabb kami dan Sunnah NabiNya Karena perkataan seorang wanita. Wanita yang dicerai tiga kali, baginya mendapatkan tempat tinggal dan nafkah." Telah mengabarkan kepada kami Thalq bin Ghannam dari Hafsh bin Ghiyats dari Al A'masy dari Ibrahim dari Al Aswad dari Umar seperti hadits di atas.