Shahih Sunan Abu Daud Kitab HAJI 23. Haji Ifrad

Posted by Unknown on Rabu, 08 Mei 2013




عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْرَدَ الْحَجَّ

1777 - Dari Aisyah, sesungguhnya Rasulullah SAW melakukan haji Ifrad. {shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُوَافِينَ هِلَالَ ذِي الْحِجَّةِ فَلَمَّا كَانَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ قَالَ مَنْ شَاءَ أَنْ يُهِلَّ بِحَجٍّ فَلْيُهِلَّ وَمَنْ شَاءَ أَنْ يُهِلَّ بِعُمْرَةٍ فَلْيُهِلَّ بِعُمْرَةٍ قَالَ مُوسَى فِي حَدِيثِ وُهَيْبٍ فَإِنِّي لَوْلَا أَنِّي أَهْدَيْتُ لَأَهْلَلْتُ بِعُمْرَةٍ وَقَالَ فِي حَدِيثِ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ وَأَمَّا أَنَا فَأُهِلُّ بِالْحَجِّ فَإِنَّ مَعِي الْهَدْيَ ثُمَّ اتَّفَقُوا فَكُنْتُ فِيمَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَلَمَّا كَانَ فِي بَعْضِ الطَّرِيقِ حِضْتُ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكِ قُلْتُ وَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ خَرَجْتُ الْعَامَ قَالَ ارْفِضِي عُمْرَتَكِ وَانْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي قَالَ مُوسَى وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ وَقَالَ سُلَيْمَانُ وَاصْنَعِي مَا يَصْنَعُ الْمُسْلِمُونَ فِي حَجِّهِمْ فَلَمَّا كَانَ لَيْلَةُ الصَّدَرِ أَمَرَ يَعْنِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ فَذَهَبَ بِهَا إِلَى التَّنْعِيمِ زَادَ مُوسَى فَأَهَلَّتْ بِعُمْرَةٍ مَكَانَ عُمْرَتِهَا وَطَافَتْ بِالْبَيْتِ فَقَضَى اللَّهُ عُمْرَتَهَا وَحَجَّهَا قَالَ هِشَامٌ وَلَمْ يَكُنْ فِي شَيْءٍ مِنْ ذَلِكَ هَدْيٌ قَالَ أَبُو دَاوُد زَادَ مُوسَى فِي حَدِيثِ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْبَطْحَاءِ طَهُرَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا

1778 - Dari Aisyah, dia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah SAW menjelang bulan Dzulhijjah, ketika sampai di Dzul hulaifah, beliau berkata, 'Siapa yang ingin berihram untuk haji maka berihramlah, dan siapa yang ingin berihram untuk umrah maka berihramlah. Jika aku tidak membawa hewan kurban pastilah aku akan berihram untuk umrah. Pada riwayat lain, "Sekarang aku berihram untuk haji, karena bersamaku hewan kurban. " -kemudian mereka pun sepakat- sedangkan aku (Aisyah) di antara orang-orang yang berihram untuk umrah. Tatkala aku sampai di suatu jalan, aku haid, kemudian Rasulullah SAW mendatangiku, dan aku sedang menangis, lalu beliau berkata, 'Apa yang membuat engkau menangis? " lalu aku menjawab, 'Aku lebih menyukai jika aku tidak haji tahun ini, " lalu beliau berkata, "Tinggalkanlah umrahmu lepaskanlah kepalamu (rambut), bersisirlah (setelah mandi), berihramlah untuk haji, dan kerjakanlah sesuatu sebagaimana orang Muslim mengerjakannya. Tatkala datang malam Shadar, Rasulullah SAW memerintahkan Abdurrahman untu kmenyertai Aisyah ke Tan'im ...

Pada riwayat lain ada tambahan, "Di sana Aisyah memulai ihram sebagai ganti ihram umrahnya, kemudian thawaf di Ka'bah, maka Allah SWT menentukan umrah dan hajinya. " Pada lafaz lain, "Tidak ada seekor hewan kurban pun pada pelaksanaan tersebut. " Pada tambahan yang lain, "Tatkala malam Al Bathha," Aisyah RA suci (dari haid). " {shahih: Muslim, Muttafaq Alaih)

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِالْحَجِّ وَأَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ فَأَمَّا مَنْ أَهَلَّ بِالْحَجِّ أَوْ جَمَعَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَلَمْ يُحِلُّوا حَتَّى كَانَ يَوْمَ النَّحْرِ

1779 - Dari Aisyah istri Rasulullah SAW, dia berkata, "Aku keluar (pergi haji) bersama Rasulullah SAW pada tahun haji Wada, di antara kami ada yang berihram untuk umrah, dan di antara kami ada yang berihram untuk haji dan umrah. Di antara kami ada yang berihram untuk haji saja, dan Rasulullah SAW berihram untuk haji. Barangsiapa yang berihram untuk haji, atau haji dan umrah, mereka tidak bertahalul sampai datang hari Nahr (kurban). " (shahih: Muttafaq Alaih.)

بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ زَادَ فَأَمَّا مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَأَحَلَّ

1780 - Dari Aisyah ...dengan sanad serupa, dan ada tambahan, "Adapun orang yang berihram untuk umrah maka boleh bertahalul. " (shahih: Muslim)

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَأَهْلَلْنَا بِعُمْرَةٍ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيُهِلَّ بِالْحَجِّ مَعَ الْعُمْرَةِ ثُمَّ لَا يَحِلُّ حَتَّى يَحِلَّ مِنْهُمَا جَمِيعًا فَقَدِمْتُ مَكَّةَ وَأَنَا حَائِضٌ وَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ وَلَا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ انْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ وَدَعِي الْعُمْرَةَ قَالَتْ فَفَعَلْتُ فَلَمَّا قَضَيْنَا الْحَجَّ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ إِلَى التَّنْعِيمِ فَاعْتَمَرْتُ فَقَالَ هَذِهِ مَكَانُ عُمْرَتِكِ قَالَتْ فَطَافَ الَّذِينَ أَهَلُّوا بِالْعُمْرَةِ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ حَلُّوا ثُمَّ طَافُوا طَوَافًا آخَرَ بَعْدَ أَنْ رَجَعُوا مِنْ مِنًى لِحَجِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَانُوا جَمَعُوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَإِنَّمَا طَافُوا طَوَافًا وَاحِدًا

1781 - Dari Aisyah istri Nabi SAW, dia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah SAW pada haji Wada,' kemudian kami berihram untuk umrah, lalu Rasulullah berkata, 'Siapa yang mempunyai hewan kurban, maka hendaknya berihram untuk haji dan umrah, lalu tidak tahalul sampai ia bertahalul dari keduanya.'" Lalu aku memasuki Makkah dan aku dalam keadaan haid. Aku tidak berthawaf di Ka'bah, juga tidak melakukan sa'i di antara Shafa dan Marwa, lalu aku mengadukan hal tersebut kepada Rasulullah SAW. Beliau berkata, "Lepaskanlah rambut kepalamu, lalu bersisirlah, dan berihram untuk haji serta tinggalkan umrah, " ia berkata, "Lalu aku melakukannya, dan tatkala kami telah melaksanakan haji, Rasulullah SAW mengutus Abdurrahman bin Abu Bakar untuk menemaniku ke Tan'im, kemudian aku (niat) umrah, "ia berkata, "Inilah tempat (berihram) umrahmu. " Aisyah berkata , "Lalu orang yang berihram untuk umrah melakukan thawaf di Ka'bah, sa'i antara Shafa dan Marwa, lalu bertahalul, kemudian berthawaf (thawaf yang lain) setelah mereka kembali dari Mina dalam haji. Adapun orang yang menggabungkan haji dan umrah, mereka hanya berthawaf sekali. " (shahih: Muttafaq Alaih.)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ لَبَّيْنَا بِالْحَجِّ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِسَرِفَ حِضْتُ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ مَا يُبْكِيكِ يَا عَائِشَةُ فَقُلْتُ حِضْتُ لَيْتَنِي لَمْ أَكُنْ حَجَجْتُ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ إِنَّمَا ذَلِكَ شَيْءٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَقَالَ انْسُكِي الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ فَلَمَّا دَخَلْنَا مَكَّةَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَاءَ أَنْ يَجْعَلَهَا عُمْرَةً فَلْيَجْعَلْهَا عُمْرَةً إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيُ قَالَتْ وَذَبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ الْبَقَرَ يَوْمَ النَّحْرِ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْبَطْحَاءِ وَطَهُرَتْ عَائِشَةُ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَرْجِعُ صَوَاحِبِي بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَأَرْجِعُ أَنَا بِالْحَجِّ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرٍ فَذَهَبَ بِهَا إِلَى التَّنْعِيمِ فَلَبَّتْ بِالْعُمْرَةِ

1782 - Dari Aisyah, dia berkata, "Kami berihram untuk haji, ketika kami sampai di Sarif aku haid, kemudian Rasulullah SAW mendatangiku dan aku sedang menangis, lalu beliau bertanya, Apa yang menyebakan engkau menangis wahai Aisyah?' Aku menjawab, Aku haid, seandainya saja aku tidak melaksanakan haji.' Beliau berkata, 'Subhanallah (maha suci Allah) hal itu sudah menjadi sesuatu ketentuan Allah SAW untuk wanita keturunan Adam,' lalu berkata, 'Kerjakanlah seluruh manasik, akan tetapi jangan engkau melakujkan thawaf di Ka'bah,' dan ketika kami memasuki Makkah, Rasulullah SAW bersabda, 'Siapa yang ingin menjadikan manasiknya umrah maka jadikanlah umrah, kecuali ia membawa hewan kurban.' Ia berkata, 'Rasulullah SAW menyembelih untuk istri-istrinya sapi pada hari Nahr, dan ketika malam Bathha" Aisyah telah suci,' ia (Aisyah) berkata, 'Wahai Rasulullah SAW, apakah teman-temanku (istri-istri Nabi) akan pulang dan mendapatkan pahala haji dan umrah, sedangkan aku hanya membawa pahala haji?' Lalu Rasulullah SAW memerintahkan Abdurahman bin Abu Bakar untuk menemani Aisyah ke Tan'im, lalu berihram untuk umrah.'" (shahih) tanpa kalimat, "Maka siapa yang ingin menjadikanny'a umrah ..." yang benar adalah, "Dan jadikanlah ia (ihram) untuk umrah" : Muslim, tertera pada nomor (1788).

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا نَرَى إِلَّا أَنَّهُ الْحَجُّ فَلَمَّا قَدِمْنَا تَطَوَّفْنَا بِالْبَيْتِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ أَنْ يُحِلَّ فَأَحَلَّ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ

1783 - Dari Aisyah, dia berkata, "Kami keluar bersama Rasulullah SAW, kami tidak mengira kalau beliau akan berhaji, setelah kami sampai kami thawaf di Ka'bah, lalu Rasulullah SAW memerintahkan siapa yang tidak membawa hewan kurban, maka hendaklah ia bertahalul, kemudian bertahalulah orang yang tidak membawa hewan kurban. " {shahih'. Muttafaq Alaih)

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَمَّا سُقْتُ الْهَدْيَ قَالَ مُحَمَّدٌ أَحْسَبُهُ قَالَ وَلَحَلَلْتُ مَعَ الَّذِينَ أَحَلُّوا مِنْ الْعُمْرَةِ قَالَ أَرَادَ أَنْ يَكُونَ أَمْرُ النَّاسِ وَاحِدًا

1784 - Dari Aisyah, bahwa Rasulullah SAW berkata, "Andaikan peristiwa yang terjadi padaku di masa mendatang juga terjadi padaku, sebelumnya pastilah aku tidak membawa hewan kurban ". Pada riwayat lain, berkata, "...dan aku akan bertahalul bersama orang-orang yang bertahalul untuk umrah, " berkata (perawi Hadits), "Ia menginginkan permasalahan manusia menjadi satu. " (shahih: Muttafaq Alaih), tanpa kalimat: "Berkata: la ingin .. "

عَنْ جَابِرٍ قَالَ أَقْبَلْنَا مُهِلِّينَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ مُفْرَدًا وَأَقْبَلَتْ عَائِشَةُ مُهِلَّةً بِعُمْرَةٍ حَتَّى إِذَا كَانَتْ بِسَرِفَ عَرَكَتْ حَتَّى إِذَا قَدِمْنَا طُفْنَا بِالْكَعْبَةِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُحِلَّ مِنَّا مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ قَالَ فَقُلْنَا حِلُّ مَاذَا فَقَالَ الْحِلُّ كُلُّهُ فَوَاقَعْنَا النِّسَاءَ وَتَطَيَّبْنَا بِالطِّيبِ وَلَبِسْنَا ثِيَابَنَا وَلَيْسَ بَيْنَنَا وَبَيْنَ عَرَفَةَ إِلَّا أَرْبَعُ لَيَالٍ ثُمَّ أَهْلَلْنَا يَوْمَ التَّرْوِيَةِ ثُمَّ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَائِشَةَ فَوَجَدَهَا تَبْكِي فَقَالَ مَا شَأْنُكِ قَالَتْ شَأْنِي أَنِّي قَدْ حِضْتُ وَقَدْ حَلَّ النَّاسُ وَلَمْ أَحْلُلْ وَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ وَالنَّاسُ يَذْهَبُونَ إِلَى الْحَجِّ الْآنَ فَقَالَ إِنَّ هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَاغْتَسِلِي ثُمَّ أَهِلِّي بِالْحَجِّ فَفَعَلَتْ وَوَقَفَتْ الْمَوَاقِفَ حَتَّى إِذَا طَهُرَتْ طَافَتْ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ قَالَ قَدْ حَلَلْتِ مِنْ حَجِّكِ وَعُمْرَتِكِ جَمِيعًا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجِدُ فِي نَفْسِي أَنِّي لَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ حِينَ حَجَجْتُ قَالَ فَاذْهَبْ بِهَا يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ فَأَعْمِرْهَا مِنْ التَّنْعِيمِ وَذَلِكَ لَيْلَةُ الْحَصْبَةِ

1785 - Dari Jabir, dia berkata, "Kami berangkat bersama Rasulullah SAW untuk berihram haji Ifrad, kemudian aku bertemu Aisyah yang melaksanakan ihram untuk umrah, setelah ia sampai di Sarif, ia haid. Di saat kami sampai, kami melakukan thawaf di Ka'bah dan sa'i di Shafa dan Marwa. Lalu Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk bertahalul bagi yang tidak memiliki hewan kurban, Jabir berkata, "Kami bertanya, 'Tahalul apa?' Rasulullah menjawab, 'Tahalulseluruhmya.' "Lalu kami mengumpulkan istri-istri dan kami memakai wewangian. Kemudian kami memakai pakaian kami, tidak ada jarak waktu antara kami dan hari Arafah melainkan empat malam. Kami berihram pada hari Tarwiyah, lantas Rasulullah SAW mendatangi Aisyah dan beliau mendapatinya dalam keadaan menangis, lalu beliau bertanya, "Mengapa kamu menangis? " la menjawab, "Aku haid, dan orang-orang telah bertahalul, sedangkan aku belum bertahalul, belum thawaf di Ka 'bah, sedangkan orang-orang melakukan haji. " Lalu beliau berkata, "Ini adalah apa yang telah ditetapkan Allah untuk wanita anak Adam, maka mandilah, kemudian berihramlah untuk haji." Aisyah melaksanakan perintah itu, dan wuquf pada tempat-tempat wuquf, sampai ia suci kemudian thawaf di Ka'bah dan sa'i di Shafa dan Marwa, kemudian beliau berkata, "Engkau telah halal dari haji dan umrahmu semuanya, " ia berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku merasa belum melakukan thawaf di Ka 'bah untuk hajiku. " Beliau berkata, "Bawalah ia pergi hai Abdurahman, suruhlah ia berihram umrah dari Tan 'im. "Hal itu terjadi pada malam Al Hashbah. {shahih: Muslim)

قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَائِشَةَ بِبَعْضِ هَذِهِ الْقِصَّةِ قَالَ عِنْدَ قَوْلِهِ وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ ثُمَّ حُجِّي وَاصْنَعِي مَا يَصْنَعُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ وَلَا تُصَلِّي

1786 - Dari Jabir, dia berkata, "Nabi SAW mendatangi Aisyah dengan beberapa kisah ini, dia berkata, 'Pada perkataannya, "Dan berihramlah untuk haji, kemudian berhajilah dan kerjakanlah sebagaimana yang dikerjakan orang haji, akan tetapi jangan melakukan thawaf di Ka'bah, dan jangan melakukan shalat. '""{shahih'. Bukhari)

جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَهْلَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ خَالِصًا لَا يُخَالِطُهُ شَيْءٌ فَقَدِمْنَا مَكَّةَ لِأَرْبَعِ لَيَالٍ خَلَوْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ فَطُفْنَا وَسَعَيْنَا ثُمَّ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُحِلَّ وَقَالَ لَوْلَا هَدْيِي لَحَلَلْتُ ثُمَّ قَامَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مُتْعَتَنَا هَذِهِ أَلِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ هِيَ لِلْأَبَدِ

1787 - Dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, "Kami berihram untuk haji bersama Rasulullah SAW, tidak di campuri dengan yang lainnya (ibadah yang lain). Kami memasuki kota Makkah pada malam keempat bulan Dzulhijjah, lalu kami thawaf dan sa'i, lantas Rasullah SAW memerintahkan kami untuk bertahalul, beliau berkata, 'Kalau bukan karena hewan kurban maka aku akan bertahalul.' Lalu Suraqah bin Malik berdiri, dan berkata, 'Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepada kami tentang haji Tamattu' kami ini, apakah hanya untuk tahun ini atau untuk selamanya?' Rasulullah SAW menjawab, 'Bahkan untuk selama-lamanya.'" (shahih: Muttafaq Alaih)

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ لِأَرْبَعِ لَيَالٍ خَلَوْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ فَلَمَّا طَافُوا بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلُوهَا عُمْرَةً إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيَ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ أَهَلُّوا بِالْحَجِّ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ النَّحْرِ قَدِمُوا فَطَافُوا بِالْبَيْتِ وَلَمْ يَطُوفُوا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ

1788 - Dari Jabir, dia berkata, 'Rasulullah SAW bersama sahabatnya mendatangi (Makkah) pada malam keempat bulan Dzulhijjah, ketika thawaf di Ka'bah serta sa'i di Shafa dan Marwa, Rasulullah SAW berkata, 'Jadikanlah manasik ini umrah kecuali bagi orang yang membawa hewan kurban.' Ketika hari Tarwiyah, mereka berihram untuk haji, dan di saat hari Nahr, mereka memasuki Makkah, lalu melakukan thawaf di Ka'bah, tetapi mereka tidak melakukan sa'i di antara Shafa dan Marwa. "{Shahih)

جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهَلَّ هُوَ وَأَصْحَابُهُ بِالْحَجِّ وَلَيْسَ مَعَ أَحَدٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ هَدْيٌ إِلَّا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَطَلْحَةَ وَكَانَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَدِمَ مِنْ الْيَمَنِ وَمَعَهُ الْهَدْيُ فَقَالَ أَهْلَلْتُ بِمَا أَهَلَّ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يَجْعَلُوهَا عُمْرَةً يَطُوفُوا ثُمَّ يُقَصِّرُوا وَيُحِلُّوا إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيُ فَقَالُوا أَنَنْطَلِقُ إِلَى مِنًى وَذُكُورُنَا تَقْطُرُ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ أَنِّي اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا أَهْدَيْتُ وَلَوْلَا أَنَّ مَعِي الْهَدْيَ لَأَحْلَلْتُ

1789 - Dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah SAW dan sahabatnya berihram untuk haji, tidak ada yang memiliki hewan kurban pada saat itu, melainkan Nabi SAW dan Thalhah. Ali RA datang dari Yaman, ia membawa hewan kurban, lalu berkata, "Aku berihram sebagaimana Rasulullah SAW berihram, Nabi SAW memerintahkan sahabatnya untuk menjadikan manasiknya untuk umrah. Mereka berthawaf, lalu mencukur rambut dan bertahalul, kecuali sahabat yang mempunyai hewan kurban. Mereka berkata, 'Kami akan berangkat ke Mina, apakah kami boleh berkumpul bersama para istri?' Berita ini sampai kepada Rasulullah SAW, lalu beliau berkata, 'Jika perkaraku yang lalu aku temui pada masa yang akan datang, aku tidak akan membawa hewan qurban, dan jika aku tidak mempunyai hewan kurban, maka aku akan bertahalul. (shahih: Bukhari)

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ هَذِهِ عُمْرَةٌ اسْتَمْتَعْنَا بِهَا فَمَنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ هَدْيٌ فَلْيُحِلَّ الْحِلَّ كُلَّهُ وَقَدْ دَخَلَتْ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

1790 - Dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Ini umrah yang kita lakukan dalam haji tamattu (mengumpulkan haji dan umrah), barangsiapa yang tidak mempunyai hewan kurban maka bertahalulah dengan tahalul yang sempurna, dan umrah termasuk dalam haji sampai hari kiamat. "Hadits shahih: Muslim

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَهَلَّ الرَّجُلُ بِالْحَجِّ ثُمَّ قَدِمَ مَكَّةَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقَدْ حَلَّ وَهِيَ عُمْرَةٌ . عَنْ عَطَاءٍ دَخَلَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ خَالِصًا فَجَعَلَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةً

1791- Dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Jika seseorang berihram untuk haji, kemudian memasuki Makkah lalu berthawaf di Kabah dan Sa'i di Shafa dan Marwa, maka ia telah halal, dan manasiknya menjadi umrah. "Dari Atha' bahwa para sahabat Nabi SAW datang berihram untuk haji (tidak dengan umrah), kemudian Nabi SAW menjadikannya umrah. (shahih)

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أَهَلَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ فَلَمَّا قَدِمَ طَافَ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَقَالَ ابْنُ شَوْكَرٍ وَلَمْ يُقَصِّرْ ثُمَّ اتَّفَقَا وَلَمْ يُحِلَّ مِنْ أَجْلِ الْهَدْيِ وَأَمَرَ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ أَنْ يَطُوفَ وَأَنْ يَسْعَى وَيُقَصِّرَ ثُمَّ يُحِلَّ زَادَ ابْنُ مَنِيعٍ فِي حَدِيثِهِ أَوْ يَحْلِقَ ثُمَّ يُحِلَّ

1792 - Dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Nabi SAW berihram untuk haji, dan di saat memasuki (Makkah), beliau melakukan thawaf di Ka'bah dan sa'i di antara Shafa dan Marwa. " Dikatakan: "Tidak mencukur, dan tidak bertahalul karena hewan kurban, lalu memerintahkan bagi yang memiliki hewan kurban untuk berthawaf, sa'i dan mencukur, kemudian tahallul. "

Pada riwayat lain, "Mencukur kemudian bertahalul. "{shahih)

عَنْ أَبِي شَيْخٍ الْهُنَائِيِّ خَيْوَانَ بْنِ خَلْدَةَ مِمَّنْ قَرَأَ عَلَى أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ قَالَ لِأَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كَذَا وَكَذَا وَعَنْ رُكُوبِ جُلُودِ النُّمُورِ قَالُوا نَعَمْ قَالَ فَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُقْرَنَ بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَقَالُوا أَمَّا هَذَا فَلَا فَقَالَ أَمَا إِنَّهَا مَعَهُنَّ وَلَكِنَّكُمْ نَسِيتُمْ

1794 - Dari Abu Syaikh Al Huna'i Khaiwan bin Khaldah - termasuk orang yang belajar kepada Abu Musa Al Asy'ari dari penduduk Bashrah - bahwa Muawiyah bin Abu Sufyan berkata kepada sahabat Nabi SAW, "Apakah kamu tahu bahwa Rasulullah SAW melarang ini dan itu, dan dari menaiki kulit macan?" Mereka menjawab, "Ya,"ia berkata lagi, "Apakah kamu semua tahu bahwa beliau melarang menggabungkan antara haji dan umrah? " Mereka menjawab, "Adapun yang ini kami tidak tahu, " ia berkata lagi, "Adapun ini (haji qiran) dilarang beserta larangan yang lain, akan tetapi kamu semua lupa. " (shahih:) Kecuali pelarangan haji qiran itu merupakan sesuatu yang janggal.