Shahih Sunan Abu Daud Kitab RAMBUT 17. Mencabuti Uban

Posted by Unknown on Kamis, 16 Mei 2013




عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَنْتِفُوا الشَّيْبَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَشِيبُ شَيْبَةً فِي الْإِسْلَامِ قَالَ عَنْ سُفْيَانَ إِلَّا كَانَتْ لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَقَالَ فِي حَدِيثِ يَحْيَى إِلَّا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِهَا حَسَنَةً وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً

4202. Dari Ibnu Amr, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah mencabuti uban kalian, karena tidaklah seorang muslim yang rambutnya beruban kecuali (uban tersebut) akan menjadi cahayanya pada Hari Kiamat. " Dalam sebuah riwayat disebutkan: "Kecuali Allah akan mencatatnya sebagai satu kebaikan dan menghapus satu kejelekannya." (Hasan Shahih)