حَدَّثَنِي أَبُو أُمَامَةَ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ قَالَ تَوَضَّأْتَ حِينَ أَقْبَلْتَ قَالَ نَعَمْ قَالَ هَلْ صَلَّيْتَ مَعَنَا حِينَ صَلَّيْنَا قَالَ نَعَمْ قَالَ اذْهَبْ فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَدْ عَفَا عَنْكَ
4381. Dari Abu Umamah, bahwa seorang lelaki pernah datang kepada Nabi SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melakukan sesuatu yang terkena had, maka hukumlah aku." Rasulullah bertanya, "Apakah kamu sudah berwudhu sebelum datang ke sini?" Lelaki itu menjawab, "Ya." Rasulullah kembali bertanya, '"''Apakah kamu turut shalat bersama kami ketika kami mengerjakan shalat?" Lelaki itu menjawab, "Ya." Rasulullah pun bersabda, "Pergilah, sesungguhnya Allah telah mengampunimu." Shahih: Muslim (8/103) dipaparkan secara lengkap.