Shahih Sunan Abu Daud Kitab MALAHIM 17. Perintah dan Larangan

Posted by Unknown on Jumat, 10 Mei 2013




عَنْ قَيْسٍ قَالَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ بَعْدَ أَنْ حَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ تَقْرَءُونَ هَذِهِ الْآيَةَ وَتَضَعُونَهَا عَلَى غَيْرِ مَوَاضِعِهَا { عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ }

قَالَ عَنْ خَالِدٍ وَإِنَّا سَمِعْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوْا الظَّالِمَ فَلَمْ يَأْخُذُوا عَلَى يَدَيْهِ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ بِعِقَابٍ و قَالَ عَمْرٌو عَنْ هُشَيْمٍ وَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ قَوْمٍ يُعْمَلُ فِيهِمْ بِالْمَعَاصِي ثُمَّ يَقْدِرُونَ عَلَى أَنْ يُغَيِّرُوا ثُمَّ لَا يُغَيِّرُوا إِلَّا يُوشِكُ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ مِنْهُ بِعِقَابٍ

قَالَ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ كَمَا قَالَ خَالِدٌ أَبُو أُسَامَةَ وَجَمَاعَةٌ وَقَالَ شُعْبَةُ فِيهِ مَا مِنْ قَوْمٍ يُعْمَلُ فِيهِمْ بِالْمَعَاصِي هُمْ أَكْثَرُ مِمَّنْ يَعْمَلُهُ

4338. Dari Qais, ia berkata, "Setelah memuji Allah dan mengagungkan-Nya, Abu Bakar RA berkata, 'Wahai manusia sekalian, sesungguhnya kalian sering membaca firman Allah ini dan kalian tempatkan pada tempat yang tidak semestinya, "Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk." (Qs. Al Maa'idah [5]: 105). Sesungguhnya kami telah mendengar Nabi SAW bersabda, 'Sesungguhnya orang yang melihat kezhaliman kemudian ia tidak mencegahnya dengan tangannya sendiri, maka nyaris saja Allah menimpakan adzab kepada mereka semua'. "

Dalam sebuah riwayat disebutkan: Abu Bakar berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Tidaklah kemaksiatan dilakukan di sebuah kaum, kemudian mereka menyadari bahwa mereka mampu untuk mencegahnya, namun mereka tidak melakukannya, melainkan nyaris saja Allah akan menimpakan adzab kepada mereka bersama kaum tersebut'. "Dalam redaksi lain disebutkan, sabda Rasulullah SAW, "Tidaklah suatu kemaksiatan dilakukan dalam sebuah kaum, sedangkan mereka (yang tidak melakukan) lebih banyak daripada mereka melakukannya...."Shahih.

عَنْ جَرِيرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ رَجُلٍ يَكُونُ فِي قَوْمٍ يُعْمَلُ فِيهِمْ بِالْمَعَاصِي يَقْدِرُونَ عَلَى أَنْ يُغَيِّرُوا عَلَيْهِ فَلَا يُغَيِّرُوا إِلَّا أَصَابَهُمْ اللَّهُ بِعَذَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَمُوتُوا

4339. Dari Jabir RA, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang lelaki yang berada di dalam sebuah kaum yang terdapat kemasiatan yang dikerjakan di dalamnya kemudian (mereka menyadari bahwa) mereka mampu merubahnya, namun mereka tidak melakukannya, melainkan Allah akan menimpakan sebuah adzab kepada mereka sebelum mereka meninggal dunia."Hasan.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَأَى مُنْكَرًا فَاسْتَطَاعَ أَنْ يُغَيِّرَهُ بِيَدِهِ فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ وَقَطَعَ هَنَّادٌ بَقِيَّةَ الْحَدِيثِ وَفَّاهُ ابْنُ الْعَلَاءِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ بِلِسَانِهِ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

4340. Dari Sa'id Al Khudri, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa melihat suatu kemunkaran dan dia mampu mencegahnya dengan tangannya (kekuasaannya), maka hendaknya ia mencegahnya dengan tangannya -Hannad memotong hadits ini, kemudian Ibnu Al 'Ala menyambungkannya- Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya (ucapan), jika tidak mampu dengan lisannya, maka dengan hatinya. Dan itulah selemah-lemahnya iman. "Shahih: Muslim. Telah disebutkan dalam hadits terdahulu (no. 1140)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَيْفَ بِكُمْ وَبِزَمَانٍ أَوْ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ زَمَانٌ يُغَرْبَلُ النَّاسُ فِيهِ غَرْبَلَةً تَبْقَى حُثَالَةٌ مِنْ النَّاسِ قَدْ مَرِجَتْ عُهُودُهُمْ وَأَمَانَاتُهُمْ وَاخْتَلَفُوا فَكَانُوا هَكَذَا وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ فَقَالُوا وَكَيْفَ بِنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ تَأْخُذُونَ مَا تَعْرِفُونَ وَتَذَرُونَ مَا تُنْكِرُونَ وَتُقْبِلُونَ عَلَى أَمْرِ خَاصَّتِكُمْ وَتَذَرُونَ أَمْرَ عَامَّتِكُمْ

4342. Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sudah dekat antara kalian dengan masa (dalam riwayat lain disebutkan: nyaris akan datang kepada kalian suatu masa) dimana orang-orang yang baik pergi dan tinggallah yang buruk, yang tersisa hanya mereka golongan manusia yang buruk perangai. Janji dan amanah mereka telah hancur, mereka juga saling bersengketa. Mereka akan menjadi seperti ini." —Beliau menjalin antara jari-jemari kedua tangannya—. Lantas orang-orang bertanya, "Bagaimana dengan kondisi kami, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Hendaknya kalian mengambil hal-hal yang kalian ketahui (kebenarannya), dan menghindari hal-hal yang kalian ingkari. Hendaknya kalian hanya menerima apa-apa yang menjadi hak kalian dan meninggalkan apa-apa yang menjadi hak khalayak umum." Shahih

عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ حَوْلَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ ذَكَرَ الْفِتْنَةَ فَقَالَ إِذَا رَأَيْتُمْ النَّاسَ قَدْ مَرِجَتْ عُهُودُهُمْ وَخَفَّتْ أَمَانَاتُهُمْ وَكَانُوا هَكَذَا وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ قَالَ فَقُمْتُ إِلَيْهِ فَقُلْتُ كَيْفَ أَفْعَلُ عِنْدَ ذَلِكَ جَعَلَنِي اللَّهُ فِدَاكَ قَالَ الْزَمْ بَيْتَكَ وَامْلِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَخُذْ بِمَا تَعْرِفُ وَدَعْ مَا تُنْكِرُ وَعَلَيْكَ بِأَمْرِ خَاصَّةِ نَفْسِكَ وَدَعْ عَنْكَ أَمْرَ الْعَامَّةِ

4343. Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash, ia berkata, "Ketika kami tengah bersama di sekeliling Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau menyebutkan tentang fitnah yang akan menimpa kaum muslimin dan beliau bersabda, 'Ketika kalian melihat orang-orang telah saling ingkar janji, kepercayaan (amanah) mereka pun telah kian luntur, maka mereka akan seperti ini.' Beliau menjalin jari-jemari kedua tangan beliau. Lalu aku berdiri beranjak ke arah beliau dan aku berkata, 'Sungguh apa yang dapat aku lakukan ketika itu?' Beliau menjawab, 'Tetaplah kamu di rumahmu, jagalah ucapanmu, ambillah sesuatu kau ketahui (kebenarannya) dan tinggalkanlah sesuatu yang kau ingkari. Lakukanlah sesuatu yang menjadi urusanmu dan tinggalkanlah yang menjadi hak khalayak umum'. "Hasan Shahih: Ash-Shahihah (205, 888,1535)

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ أَوْ أَمِيرٍ جَائِرٍ

4344. Dari Abu Sa'id Al Khudri, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik jihad adalah mengungkapkan kebenaran kepada penguasa yang lalim, ataupun pemerintah yang lalim. "Shahih.

عَنْ الْعُرْسِ ابْنِ عَمِيرَةَ الْكِنْدِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا عُمِلَتْ الْخَطِيئَةُ فِي الْأَرْضِ كَانَ مَنْ شَهِدَهَا فَكَرِهَهَا وَقَالَ مَرَّةً أَنْكَرَهَا كَانَ كَمَنْ غَابَ عَنْهَا وَمَنْ غَابَ عَنْهَا فَرَضِيَهَا كَانَ كَمَنْ شَهِدَهَا

4345. Dari Al 'Urs bin 'Amirah Al Kindi, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Jika kemaksiatan telah dikerjakan di muka bumi, maka bagi orang yang menyaksikannya dan ia benar-benar membencinya (dari dalam hatinya), maka ia seperti orang yang tidak melihatnya (tidak berdosa). Dan orang yang tidak menyaksikannya, akan tetapi ia merestui perbuatan tersebut, maka ia (dihukumi) seperti orang yang menyaksikannya."Hasan: Al Misykah (5141)

عَنْ عَدِيِّ بْنِ عَدِيٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ قَالَ مَنْ شَهِدَهَا فَكَرِهَهَا كَانَ كَمَنْ غَابَ عَنْهَا

4346. Dari 'Adi bin 'Adi, dari Nabi SAW ... disebutkan hadits serupa dengan di atas, Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang menyaksikannya dan benar-benar membencinya (dengan segenap hatinya), ia layaknya orang yang tidak menyaksikannya. "Hasan. Lihat Hadits sebelumnya.

عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي مَنْ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ و قَالَ سُلَيْمَانُ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَنْ يَهْلَكَ النَّاسُ حَتَّى يَعْذِرُوا أَوْ يُعْذِرُوا مِنْ أَنْفُسِهِمْ

4347. Dari Abu Al Bakhtari, ia berkata, "Aku diberitakan oleh seseorang yang pernah mendengar Nabi SAW bersabda, 'Manusia tidak akan binasa sampai mereka banyak melakukan perbuatan dosa atau hingga mereka mencari dalih untuk membenarkan dirinya'. "Shahih: Al Misykah (5146) edisi kedua.