Shahih Sunan Abu Daud Kitab JUAL BELI 88. Perkataan Pemberi Umra: "Dan Keturunan Setelahnya"

Posted by Unknown on Selasa, 14 Mei 2013



عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا رَجُلٍ أُعْمِرَ عُمْرَى لَهُ وَلِعَقِبِهِ فَإِنَّهَا لِلَّذِي يُعْطَاهَا لَا تَرْجِعُ إِلَى الَّذِي أَعْطَاهَا لِأَنَّهُ أَعْطَى عَطَاءً وَقَعَتْ فِيهِ الْمَوَارِيثُ

3553. Dari Jabir bin Abdullah: Rasulullah SAW bersabda, " Barangsiapa mendapat pemberian dengan cara 'umra untuk dirinya dan keturunannya, maka pemberian itu untuk mereka semua dan tidak boleh kembali kepada orang yang memberi, karena dia telah memberikan sesuatu yang di dalamnya berlaku hukum waris." (Shahih: An-Nasa'i) 3745

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ إِنَّمَا الْعُمْرَى الَّتِي أَجَازَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقُولَ هِيَ لَكَ وَلِعَقِبِكَ فَأَمَّا إِذَا قَالَ هِيَ لَكَ مَا عِشْتَ فَإِنَّهَا تَرْجِعُ إِلَى صَاحِبِهَا

3555. Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata: Pemberian dengan cara 'umra yang diperbolehkan oleh Rasulullah SAW yaitu (dengan cara) seseorang berkata, "Pemberian itu untukmu dan keturunanmu." Tetapi apabila orang tersebut berkata, "Pemberian itu untukmu selama kamu masih hidup," maka pemberian tersebut dikembalikan kepada pemberinya. (Shahih: Muslim) Al Irwa' (nomor 1612)

عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُرْقِبُوا وَلَا تُعْمِرُوا فَمَنْ أُرْقِبَ شَيْئًا أَوْ أُعْمِرَهُ فَهُوَ لِوَرَثَتِهِ

3556. Dari Jabir: Nabi SAW bersabda, "Jangan memberi dengan cara ruqba dan 'umra. Barangsiapa memberi sesuatu dengan cara ruqba atau 'umra, maka pemberian itu milik pewaris (yang diberi)." (Shahih)